NADIKABAR.COM — Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani optimistis perolehan medali emas akan bertambah pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 setelah memenangkan 10 medali pada hari pertama perebutan medali, Senin.
"Berdasarkan data analisis yang kami punya, ada beberapa medali emas yang ditargetkan. Insya Allah masih bisa kita dapatkan, seperti dari boccia dan bulu tangkis," kata Reda di markas kontingen Indonesia di Nagoya, Jepang, Senin.
Reda mengatakan peluang itu masih sesuai dengan perhitungan tim analisis kontingen Indonesia, mengingat sejumlah cabang olahraga unggulan masih menjalani pertandingan.
"Nah, itu kalau melihat dari perkembangannya sejauh ini, masih on schedule kita dapat. Saya optimistis bisa mendulang medali emas esok atau sampai penutupan ini," ujarnya.
Hingga Senin pukul 21.00 WIB, Indonesia telah mengumpulkan satu medali emas, satu perak, dan delapan perunggu dari enam cabang olahraga.
Medali emas pertama dipersembahkan Maulana Rifky Yavianda dari para renang nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12, sedangkan medali perak diraih Junaedi dari para judo kelas J1 -70 kilogram putra.
Reda mengapresiasi perjuangan atlet yang telah menyumbangkan medali pada hari pertama itu.
"Raihan ini merupakan kegembiraan bagi kita semua. Semoga besok kita bisa mendulang emas lebih banyak lagi, karena pertandingan di cabang-cabang olahraga yang kita unggulkan memang masih baru bermain," kata dia.
Dari cabang para bulu tangkis, Indonesia masih memiliki peluang menambah medali melalui Rina Marlina yang tampil pada tiga nomor.
Rina telah memastikan tempat di semifinal tunggal putri SH6 setelah mendapat bye pada babak perempat final.
Ia juga masih bersaing bersama Subhan pada nomor ganda campuran SH6 dan akan menghadapi pasangan China Qingtao Zeng/Shuangbao Lin dalam pertandingan penentuan juara grup, Selasa (20/10).
Sementara itu, pada nomor ganda putri SH6, Rina yang berpasangan dengan Apriliyana Sulistyawati berpeluang meraih medali perak, tetapi masih harus menunggu hasil pertandingan terakhir antara pasangan China dan Chinese Taipei.
Kontingen Indonesia menargetkan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu pada Asian Para Games 2026 yang berlangsung hingga Sabtu (24/10).