"Alhamdulillah, Pekanbaru sendiri zero titik api. Tetapi kondisi asap bisa berubah mengikuti arah angin. Karena itu kita tidak ingin berspekulasi. Pegangan kita tetap data dan pemantauan yang terus diperbarui," ujarnya.

Di sisi lain, berdasarkan pemaparan BMKG, pada 8, 9 dan 10 September terdapat peluang hujan di sejumlah wilayah Provinsi Riau, termasuk Pekanbaru. Pemkot berharap peluang hujan tersebut semakin meluas dan membantu memperbaiki kualitas udara.

Upaya melalui teknologi modifikasi cuaca juga diharapkan dapat membantu mendorong dan memperluas wilayah hujan di Provinsi Riau. Agung menegaskan kegiatan ekonomi dan pelayanan publik tetap berjalan.

"Ini tentu menjadi harapan kita. Tanggal 8, 9 dan 10 September ada peluang hujan di Riau, termasuk Pekanbaru. Kita berharap hujannya semakin merata sehingga kualitas udara kita segera membaik," kata Agung.