NADIKABAR.COM — Kelurahan Kelapa Dua Wetan (KDW), Jakarta Timur melakukan aksi gerebek saluran air untuk meminimalisir risiko banjir dan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).

"Fokus pembersihan saluran dan sedimen lumpur dilakukan di wilayah RT 05/RW 02 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Gerebek saluran ini untuk mencegah banjir dan penyakit DBD," kata Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Kelapa Dua Wetan (KDW) Retno Wulandari di Jakarta, Kamis.

Retno menyebut, saluran air di lokasi tersebut tergolong cukup besar, namun pembersihan dilakukan secara manual karena keterbatasan akses jalan atau gang yang sempit menuju lokasi.

Sebanyak 10 personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terlibat dalam aksi rutin gerebek saluran. "Alat berat seperti beko/ekskavator dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) tingkat kecamatan tidak dapat masuk ke area pemukiman," ujar Retno.

Gerebek saluran ini ditargetkan mencapai panjang kurang lebih 50 meter dalam kegiatan yang rutin dilakukan setiap Selasa dan Jumat. Dari setiap aksi gerebek saluran, petugas rata-rata berhasil mengangkut hingga 50 karung sedimen lumpur dan sampah.

"Apabila proses pengurasan pada jaringan saluran hari ini belum tuntas sepenuhnya, aksi penanganan akan dilanjutkan kembali pada jadwal gerebek saluran di hari Jumat mendatang," jelas Retno.

Dia mengimbau, seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan dan rajin membersihkan area sekitar rumah.

"Langkah ini dinilai sangat vital mengingat saat ini wilayah Kelapa Dua Wetan sedang mengalami peningkatan kasus DBD," ucap Retno.