NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan fokus melakukan pengelolaan gambut di tujuh provinsi prioritas sebagai bagian dari pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta wilayah konsesi perusahaan yang memiliki ekosistem gambut.

"Kalau untuk kebakaran, kita ada enam provinsi sementara ini, plus Papua Selatan berarti tujuh. Jadi ada Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua Selatan," kata Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko ditemui usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu malam.

Dia menjelaskan sesuai dengan mandat dari Presiden Prabowo Subianto, badan yang baru dibentuk itu akan fokus dalam melakukan pengelolaan ekosistem gambut dan mangrove.

Secara khusus terkait gambut, pihaknya ditugaskan untuk mengawasi tingkat kebasahan dan manajemen air untuk mencegah kekeringan di ekosistem rentan tersebut.