Arif mengatakan Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan karhutla presisi berbasis desa. Dia mengatakan dalam pendekatan tersebut, masyarakat desa akan menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla karena memiliki kedekatan dan rasa memiliki terhadap sumber daya di lingkungan sekitarnya, termasuk melalui kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
"Pak Presiden juga menegaskan bahwa pendekatan pencegahan ke depan itu berbasis pada pencegahan presisi berbasis desa. Jadi, pencegahan presisi berbasis desa itu menunjukkan bahwa Presiden percaya masyarakat desa memiliki sense of belonging yang sangat tinggi terhadap sumber daya yang ada di sekitarnya," katanya.
Arif mengatakan rapat terbatas terkait karhutla itu juga membahas penguatan solusi teknologi dan ekonomi. Dia menyampaikan sejumlah teknologi yang dibahas di antaranya, water injection, pompa di tingkat desa, serta bahan alternatif untuk pemadaman.