Staf Ahli Gambut Universitas Riau turut memberikan masukan teknis mengenai pengelolaan tata air gambut, termasuk pentingnya menjaga fungsi sekat kanal dan kelembapan lahan. Kondisi gambut yang tetap basah dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengurangi potensi terjadinya kebakaran.

Selain meninjau lahan gambut, rombongan juga mengecek kesiapan Posko Terpadu Karhutla yang berada di Kantor Desa Tanjung Peranap. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi, pemantauan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah desa.

"Pengecekan meliputi kesiapan sarana dan prasarana, administrasi pemantauan, serta koordinasi personel yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla," imbuhnya.

Kapolres Kepulauan Meranti bersama unsur TNI, BPBD, pemerintah kecamatan dan desa serta MPA juga melakukan koordinasi untuk memperkuat sistem komunikasi dan respons cepat apabila ditemukan adanya indikasi kebakaran.