NADIKABAR.COM — PT Pertamina (Persero) mengimbau warga yang memiliki aplikasi kode batang atau QR Code BBM subsidi di My Pertamina agar tidak menyebarkan data tersebut kepada orang lain ketika mengisi bahan bakar guna mencegah penyalahgunaan.
Pjs. Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky aditya W saat dihubungi di Kendari, Kamis, mengatakan imbauan tersebut menyusul keluhan warga di Kendari yang menduga data barcode-nya dipakai orang lain ketika mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan barcode subsidi tepat, kepada siapapun agar barcode tidak digunakan untuk hal hal yg tidak diinginkan," ujarnya.