Aksi pembakaran sampah tersebut sejatinya sudah dikeluhkan warga sekitar karena dilakukan hampir setiap hari. Kekesalan Novrinia memuncak setelah asap pekat bau ban dibakar masuk ke dalam rumah dan mengancam kesehatan bayinya yang pernah memiliki riwayat infeksi paru-paru.

Guna menyelesaikan persoalan ini secara objektif, jajaran kepolisian dari Polsek Batu telah menjalin komunikasi langsung dengan Novrina untuk menggali keterangan resmi.

"Kanit Polsek Batu sudah komunikasi via WhatsApp. Rencananya polisi mau sowan ke rumah untuk minta keterangan lebih lanjut. Saya berharap ada penanganan yang adil dan memberikan efek jera," tandasnya.