Selain tampil tanpa alas kaki, pelantun βMy Heart Will Go Onβ itu juga mengenakan pakaian kasual. Ia mengganti busana residensi yang biasanya lebih glamor dengan celana longgar dan jaket bomber. Rambutnya ditata dengan gaya sanggul rendah.
Konser pada Jumat merupakan pertunjukan ketiga dari rangkaian residensi Dion yang terdiri atas 26 pertunjukan. Ia kembali naik panggung pada Sabtu (19/9).
Momen bersama penggemar tersebut terjadi hampir sepekan setelah Dion kembali naik panggung untuk menggelar konser penuh pertamanya dalam lebih dari enam tahun pada Sabtu (12/9).
Karier musisi tersebut sebelumnya terhenti akibat pandemi COVID-19 dan kemudian diagnosis stiff-person syndrome, kelainan neurologis autoimun langka yang menyerang sistem saraf pusat, yakni otak dan sumsum tulang belakang, yang dideritanya.
Dalam pertunjukan yang menjadi tonggak penting tersebut, Dion menangis beberapa saat setelah naik ke panggung. Ia kemudian menyampaikan kepada para penggemarnya mengenai βjanjiβ untuk kembali tampil di atas panggung dalam sebuah momen yang emosional.