"Terus sudah satu kereta datang, kita benar-benar nggak bisa masuk satu orang pun gitu. Nah, sampai tiga kereta lewat, aku nggak bisa masuk juga. Iya penuh, dari Stasiun Sudimara sudah penuh. Terus pas kereta keempat baru aku bisa masuk, aku maksa masuk kan," ujarnya.

Adel mengaku dirinya sampai menangis karena sesak di dalam kereta. Dia menyebut botol air minum atau tumbler yang dibawanya sampai jatuh ke kolong kereta.

"Maksa, terus tumbler aku, tumblernya tuh gede, tapi masuk ke kolong kereta, jatuh di ini bagian peron. Terus ya sudah, akhirnya aku cuma megang tutup tumblernya aja membawa-bawa, tapi benar-benar udah nggak bisa napas, aku sampai menangis, beneran menangis di kereta," katanya.

Penumpang lainnya, Ana, mengatakan dirinya juga merasakan dampak gangguan KRL green line pagi tadi. Dia menyebut kereta sangat penuh padahal dirinya hanya ingin berangkat dari Stasiun Palmerah ke Stasiun Tanah Abang.