"Mobil sudah penuh dengan debu vulkanik yang sangat tebal. Kita mulai panik pas mampir ke satu minimarket untuk cari masker tapi sudah habis. Kami bahkan sampai mendatangi lima minimarket berbeda dan semuanya kosong, tidak ada masker tersisa sama sekali," bebernya.
Kondisi jalur udara dipastikan lumpuh total karena, risiko keselamatan penerbangan. Hal ini, membuat Jevier Justin tidak memiliki pilihan lain selain mencari rute alternatif agar bisa segera keluar dari zona bahaya dan kembali ke Jakarta menemui keluarganya.
"Seluruh penerbangan ke Jakarta ditiadakan, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut. Akhirnya saya memilih untuk menggunakan jalur laut menyeberang ke Jawa untuk bisa segera sampai di rumah," pungkasnya.