Di SMP Negeri 1 Gembong terdapat 103 siswa dan 13 guru mengalami mual dan diare. Kemudian di MTS Negeri 3 Pati ada 127 siswa dan 30 guru yang mengalami mual dan diare setelah menyantap MBG.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo mengatakan sampel menu MBG berupa nasi bakar, ayam suwir, telur, dan tempe akan diuji laboratorium. Uji laboratorium dilakukan di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

"Sampel makanan yang disajikan kemarin semua kita ambil dari bank sampel SPPG untuk dilakukan uji laboratorium di Provinsi Jawa Tengah," kata Luky saat ditemui di SMP Negeri 1 Gembong, Rabu (9/9/2026).

Luky mengatakan hasil laboratorium baru diketahui 1 sampai 2 minggu kemudian.

Ia menambahkan, para siswa yang mengalami mual dan diare sebagian besar dilarikan ke rumah sakit. Sementara siswa dengan keluhan ringan sudah ditangani di sekolah.

"Kondisi di sekolah masih bisa ditangani, yang lain dibawa ke Puskesmas dan rumah sakit," tutur dia.