NADIKABAR.COM — Sudah dua hari Bandara Soekarno-Hatta ditutup akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Petugas kebersihan pun kini harus bekerja ekstra.

Mereka terlihat lebih sering untuk membersihkan area luar setiap terminal dari abu tebal akibat erupsi gunung Anak Krakatau.

Abu vulkanik tebal yang bertebaran itu membuat para petugas di Bandara Soekarno-Hatta mesti bekerja ekstra. Tak sekadar menyapu, mereka harus bekerja lebih cepat sekaligus berhati-hati karena karakter abu vulkanik berbeda dari debu yang biasa mereka temui.

Saat ditemui NadiKabar di Terminal 1B, petugas Quality Control Kebersihan Terminal 1,2, 3, Nana Mardiana, mengutarakan abu yang muncul saat penutupan bandara ini cukup tebal. Tapi untuk hari ini, abu yang mengotori area terminal tidak separah pada hari Minggu, saat bandara pertama kalo ditutup.

"Jadi biasanya kan kita kan di sini di area luar ada main lobby dasar gitu kan ya, jadi biasanya tuh kita bersih sebelum ada abu vulkanik ya. Nah pas katanya penutupan nih ada abu vulkanik, jadi tuh debunya tebal banget, jadi pas kita bersihin tuh ketara banget gitu," ungkap Nana, Senin (7/9/2026).