"Sementara kita masih menggunakan (pembersihan secara) manual pakai sapu yang bahannya itu kain, jadi untuk menghilangkan partikel yang kasar-kasar dulu. Selebihnya kita bilas sama mesin scrubber, kita punya mesin khusus untuk lantai," jelasnya.
Imbas tersebarnya abu vulkanik ini juga membuat jumlah petugas kebersihan di area lobby ditambah. Jika dalam kondisi normal satu lobby ditangani dua orang, saat abu vulkanik menumpuk jumlahnya menjadi tiga orang untuk mempercepat proses pembersihan.
Pembersihan pun dilakukan selama 24 jam dengan pembagian tim. Penambahan personel menjadi salah satu cara agar area yang terdampak abu dapat segera kembali bersih.
"Biasanya satu lobby tuh kita dua orang, nah saat ini kita tambah jadi tiga orang. Jadi kita hitungannya itu per meter, biasanya satu orang tuh mencapai sekitar 10 meter, sekarang kita dua orang bisa jadi 10 meter. Jadi percepat bolak-balik progressnya itu bisa lebih bagus sih," lengkapnya.