Donal mengatakan pengerjaan perahu unta menghabiskan waktu selama 3 bulan. Dia mengungkap pembuatan perahu juga melibatkan bahan lain yang merupakan sampah di kawasan Cengkareng.

"Untuk pekerjaan ini dari bulan Juli sampai bulan September, 3 bulan. Selain dari botol plastik kita menggunakan dari busa kulkas yang mana ditemukan di dari kali atau dari yang kita temukan. Kulkas, ada juga dari bahan triplek dan aluminium," ungkapnya.

Donal mengungkap alasan mengapa pihaknya membuat perahu dengan tema unta. Dia mengatakan unta merupakan salah satu simbol yang menandakan pekerjaan harus dilakukan dengan istikamah dan amanah.

"Kalau untuk temanya kita dari awal menginspirasi perahu ini yang mana simbol kehidupan, perjalanan kehidupan. Karena unta ini adalah salah satu penyemangat atau menggambarkan bahwasanya kita harus istikamah dan amanah dalam menjalankan pekerjaan," imbuhnya.