Syafira menceritakan bahwa ia mengetahui pendaftaran relawan Asian Games 2026 telah dibuka sejak 2024. Tanpa ragu, ia mendaftar dan mengikuti seluruh proses seleksi hingga tahap wawancara daring melalui Zoom.
Menariknya, di tengah proses seleksi tersebut, Syafira juga sedang sibuk bertugas sebagai relawan pada ajang yang lebih besar, yakni Olimpiade Paris 2024.
Keterlibatan Syafira sebagai relawan di ajang olahraga internasional sebenarnya diawali pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Pengalaman pertamanya itu tidak membuatnya lelah atau kapok, melainkan justru memicu semangat dan keinginannya untuk terus berpartisipasi di event-event berikutnya.
Kecintaannya pada dunia olahraga, khususnya bulu tangkis, makin terasah saat ia menempuh pendidikan di Jurusan Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).