NADIKABAR.COM — The Remarried Empress menjadi salah satu drama Korea yang paling dinantikan tayang tahun ini. Drama tersebut mempertemukan kembali Shin Min-ah dan Ju Ji-hoon dalam satu proyek yang sama setelah The Naked Kitchen pada 2009.
Tak hanya itu, drama romansa kerajaan hasil adaptasi web novel bertajuk serupa tersebut juga menawarkan visual menawan lainnya, baik dari dari jajaran pemain serta latar cerita.
Beberapa sudah dibocorkan lewat trailer beberapa waktu lalu, seperti megahnya pesta dansa, pertarungan pedang sengit, romansa berkuda, hingga penampilan pangeran berbalut busana kebesaran putih.
Dengan visual yang memanjakan mata, The Remarried Empress tidak menawarkan kisah cinta manis ala dongeng. Pada intinya, ini adalah kisah kelam tentang perselingkuhan dan perceraian.
Intrik dan politik perebutan kekuasaan juga menjadi salah satu permasalahan utama drama tersebut.
Shin Min-ah yang melambung lewat banyak drama romantis komedia didapuk memerankan karakter Navier. Sebagai tokoh utama, ia jangkar cerita tentang seorang perempuan yang harus menavigasi kehancuran pernikahannya sembari mempertahankan otoritasnya di istana.
Ju Ji-hoon yang sebelumnya langganan memerankan pangeran mahkota di Princess Hours (2006) dan Kingdom (2019), hadir memerankan suami Navier, Sovieshu. Sutradara Cho Su-won menyanjung kemampuan sang aktor yang sanggup menampilkan kekuatan sekaligus kerapuhan seorang kaisar secara seimbang.
Sementara itu, Lee Se-young memerankan Rashta, karakter budak yang dideskripsikan co-writer Yeoh Gee-na sebagai sosok penuh hasrat, tapi tidak bisa begitu saja langsung dibenci.
Sedangkan karakter Pangeran Heinrey yang menawarkan lembaran baru bagi Navier diperankan Lee Jong-suk. Proyek ini jadi ajang reuni Lee Jong-suk dengan sutradara Cho usai I Can Hear Your Voice (2013) dan Pinocchio (2014).
The Remarried Empress bermula dari pernikahan anggota kerajaan yang hancur. Lahir dari keluarga bangsawan, Navier (Shin Min-ah) telah dipersiapkan sejak kecil untuk menduduki takhta yang kini ia tempati sebagai permaisuri Kekaisaran Timur.
Ia sedari muda mendampingi Kaisar Sovieshu (Ju Ji-hoon) yang merupakan sahabat masa kecil sekaligus suaminya. Pernikahannya selama ini tampak begitu sempurna. Keduanya pun saling membantu dalam menjaga kedamaian semuanya.
Namun, rumah tangga dan kekuasaan mereka selalu dalam tekanan karena belum juga memiliki anak setelah lama menikah. Situasi tersebut pun perlahan mengganggu pikiran Navier.
Kegagalan mereka menghasilkan pewaris takhta membuat hubungan Navier dan Sovieshu merenggang, sekaligus mengancam kekuasaan kaisar.
Keretakan itu memuncak saat Sovieshu membawa Rashta (Lee Se-young) yang merupakan seorang budak pelarian ke istana dan menjadikannya gundik bahkan ketika mereka baru bertemu dalam waktu singkat.
Seiring dengan semakin besarnya pengaruh Rashta, Navier terancam kehilangan suami dan takhta yang telah ia perjuangkan seumur hidup.
Saat Sovieshu melayangkan gugatan cerai, Navier rupanya sudah menyiapkan rencana balasannya sendiri. Ia ingin menikahi Heinrey (Lee Jong-suk), pangeran dari Kerajaan Barat yang selama ini menaruh hati padanya.
Berikut fakta-fakta cerita The Remarried Empress, drama Shin Min-ah dan Ju Ji-hoon yang tayang 4 November di Disney+. (Disney+)
Ju Ji-hoon menyadari betul sikap dan keputusan-keputusan yang dibuat karakternya dalam The Remarried Empress. Ia sampai mengatakan sudah bersiap menyambut amukan penonton setelah melihat Navier hidup di layar kaca.
Hal tersebut disampaikan saat hadir dalam acara sapa penggemar panggung terbuka untuk The Remarried Empress dalam Busan International Film Festival ke-31 di Busan Cinema Center, Haeundae-gu, Busan, pada Sabtu (10/10).
"Silakan maki saya sepuasnya setelah menonton The Remarried Empress nanti. Saya benar-benar menantikan itu," ujar Ju Ji-hoon sambil tersenyum yang disambut tawa para co-starnya.
"Kalau kalian bertanya ke orang-orang yang sudah berkesempatan nonton duluan kemarin, mereka pasti bilang ini seru. Padahal ini belum apa-apa, dopamin kalian bakal benar-benar meledak," kelakar Ji-hoon menambahkan.
Alphatart selaku kreator karya originalnya memastikan latar tempat dan waktu dari The Remarried Empress sepenuhnya fiksi, tidak memiliki kaitan historis dengan era mana pun.
Dalam versi Disney+, karakter-karakternya terlihat menulis menggunakan huruf hangul, sang kaisar membaca surat kabar yang mengindikasikan eksistensi mesin cetak modern, sementara istana mereka dihiasi kubah dengan gaya arsitektur mirip era Renaisans Italia.
Cerita drama ini berpusat pada dua kekuatan besar yang saling bersaing, yakni Kekaisaran Timur pimpinan Navier dan Sovieshu serta Kerajaan Barat pimpinan Heinrey yang membangun kekayaan dari hasil tambang batu permata.
Namun, selain intrik politik dan drama perselingkuhan, The Remarried Empress juga memadukan unsur fantasi dalam ceritanya, dengan hadirnya kekuatan magis dan monster di dalamnya.
Semesta tersebut juga diisi karakter-karakter yang saling terhubung lewat jalur perdagangan lintas benua dan aliansi politik, lengkap dengan bumbu sihir serta shape-shifter yang bisa berubah wujud dari manusia menjadi hewan.
Serial Disney+ ini merupakan hasil adaptasi dari novel web orisinal dan Webtoon berjudul sama. Novel itu sempat diserialisasikan secara rutin mulai November hingga Maret 2020.
Menurut catatan platform Naver, novel tersebut telah mendulang 160 juta penayangan per Juli, dan raupan unduhan berbayarnya telah melampaui 4 miliar won pada akhir masa publikasinya di 2020.
Sang penulis yang memakai nama pena Alphatart sangat merahasiakan identitasnya. Ia mengaku menyusun kisah ini justru dengan mengambil sudut pandang seorang permaisuri dingin.
"Saya ingin menceritakan kisahnya dari sudut pandangnya [sang permaisuri] dan menantang asumsi bahwa seorang permaisuri tidak akan menikah lagi," ujar penulis misterius tersebut.
Versi adaptasi Webtoon yang ditulis HereLee dan diilustrasikan Sumpul, juga tak kalah meledak. Menurut Naver, Webtoon yang diterjemahkan ke 10 bahasa ini sudah meraup 2,97 miliar views secara global pada Juli lalu.
"Kekuatan dari proyek ini terletak pada mengadaptasi [sumber] orisinal apa adanya," pungkas CEO rumah produksi Studio N, Kwon Mi-kyung. "Prinsip panduan kami adalah menangkap The Remarried Empress di layar setepat mungkin."
Empat episode awal The Remarried Empress tayang 4 November di Disney+ dengan dua episode baru selanjutnya dirilis setiap Rabu.