Saat melawan Brighton, rapuhnya koordinasi belakang terlihat jelas. Keunggulan tiga gol yang seharusnya membuat tim bermain tenang justru berubah menjadi situasi mencekam hingga peluit panjang berbunyi.
Dua wajah kontras Chelsea ini menjadi pekerjaan rumah mendesak bagi Xabi Alonso. Kehadiran Emiliano Martinez yang baru didatangkan dari Aston Villa terbukti belum menjadi solusi instan. Masalah Chelsea tampaknya bukan sekadar pada sosok penjaga gawang, melainkan kemudahan lawan dalam menciptakan peluang di area berbahaya.
Sejauh ini, ketajaman lini depan memang masih bisa menutupi keroposnya pertahanan. Namun, di kompetisi seketat Liga Inggris, ketergantungan pada produktivitas gol tanpa perbaikan di sektor belakang bisa menjadi bumerang saat menghadapi tim dengan penyelesaian akhir yang lebih dingin. Alonso harus segera menemukan keseimbangan sebelum momentum kemenangan ini terhenti.
Artikel ini sudah tayang di NadiKabar