NADIKABAR.COM — Warga Kelurahan Malaka Sari sekaligus peserta Pilah Olah Sampah Heroes 2026, Chevie Mawarti, memberdayakan kelompok disabilitas melalui upaya pengelolaan limbah tekstil.

Chevie, yang merupakan seorang guru Loka Bina Karya (LBK) Malaka, melibatkan sejumlah warga binaannya dalam upaya pengelolaan limbah tekstil.

LBK sendiri merupakan tempat rehabilitasi sosial di luar panti bagi penyandang disabilitas sensorik maupun intelektual, di bawah koordinasi Dinas Sosial pemerintah daerah.

"Di sini yang bantu untuk jahit dari [warga binaan yang] tunarungu dan tunawicara yang bantu-bantu menjahit," ujar Chevie, Selasa (3/11).

Kegiatan jahit menjahit ini menggunakan bahan-bahan dari limbah kain yang kemudian dibuat menjadi dompet, kantong, baju, dan sebagainya.