Hasil produksi tersebut kemudian dijual kembali, misalnya melalui kegiatan pameran ataupun untuk paket-paket hampers perusahaan.

"Banyak ikut kegiatan-kegiatan di kementerian, bazar-bazar, pameran, pastinya Jakpreneur, karena di tiap kecamatan kita harus daftar, lalu ada juga kegiatan dari Parekraf. Tapi kalau untuk penjualan kita menyasarnya lebih ke company untuk hampers," terang Chevie.

Kegiatan-kegiatan ini juga turut melibatkan warga binaan LBK tempat Chevie mengajar. Chevie menyebut pelibatan tersebut dilakukan untuk mendukung para warga binaan.

"Mereka juga disupport untuk kegiatan pameran dan bazar-bazar. Kita arahkan jadi biar mereka juga mandiri," ucap Chevie.

Hasil keuntungan penjualan dilaporkan juga kembali kepada masyarakat yang terlibat dalam proses dan kegiatan rumah pilah yang digerakkan oleh Chevie, Rumah Pilah Teratai Putih.