NADIKABAR.COM — Dialog Kerja Sama Pemerintah Daerah Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 dan Kota-Kota Sahabat Internasional (The 21st Century Maritime Silk Road Local Government Cooperation and International Friendship Cities Dialogue), yang diselenggarakan bersama oleh Asosiasi Rakyat China untuk Persahabatan dengan Negara-Negara Asing (/CPAFFC) dan Pemerintah Rakyat Provinsi Fujian, dibuka di Fuzhou pada Sabtu (17/10).Xinhua mewartakan, hampir 100 perwakilan pemerintah daerah dan organisasi persahabatan dari 24 negara terlibat dalam diskusi mendalam mengenai tata kelola global, ekonomi kelautan, kolaborasi industri, pertukaran antarmasyarakat dan budaya, serta sejumlah topik lainnya. Dialog tersebut menghasilkan konsensus luas.Inisiatif itu menyerukan multilateralisme sejati serta tata kelola global yang lebih adil dan setara.Inisiatif itu mendorong para peserta untuk memanfaatkan sepenuhnya platform pertukaran rutin antarkota sahabat internasional guna berbagi pengalaman dan mendorong pembelajaran bersama dalam tata kelola perkotaan, perlindungan lingkungan, pembangunan pedesaan, pembinaan generasi muda, dan layanan publik, sehingga turut berkontribusi pada sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara melalui kerja sama di tingkat daerah.

Inisiatif tersebut juga menyerukan pendalaman kerja sama maritim internasional serta pembangunan ekonomi kelautan yang berkualitas tinggi. Inisiatif ini mendorong wilayah pesisir untuk memanfaatkan keunggulan masing-masing dan memperluas kerja sama di bidang logistik pelabuhan, energi terbarukan kelautan, perikanan modern, biomedis kelautan, dan manufaktur peralatan laut dalam. Para peserta juga diimbau untuk mendukung pencalonan China sebagai tuan rumah Sekretariat Perjanjian Keanekaragaman Hayati Laut di Luar Yurisdiksi Nasional (BBNJ) di Xiamen, Provinsi Fujian

Di bidang kerja sama industri, inisiatif ini menyerukan mekanisme kerja sama yang inovatif dan kolaborasi yang lebih kuat antarkawasan industri lintas batas. Inisiatif ini mendorong pengembangan bersama kawasan industri dan platform kerja sama lintas batas, promosi model seperti "Dua Negara, Taman Kembar" (Two Countries, Twin Parks), serta peningkatan komplementaritas industri dan konektivitas rantai pasokan. Perbaikan investasi dua arah dan layanan keuangan biru diharapkan membantu usaha kecil dan menengah memperluas kegiatan usaha ke pasar luar negeri serta menghasilkan manfaat nyata dari kerja sama tersebut.Inisiatif ini juga menyerukan perluasan pertukaran dan pembelajaran bersama antarperadaban, penguatan hubungan antarmasyarakat di antara kota-kota sahabat, serta penguatan mekanisme kerja sama jangka panjang dan penciptaan peluang baru bagi kerja sama yang saling menguntungkan.Ketua Dewan Kabupaten Arad (Arad County Council) di Rumania, Iustin Cionca, menyatakan bahwa Arad terletak di Rumania bagian barat dan, sebagai pusat logistik utama, sangat tertarik pada inisiatif ini karena ingin terlibat jauh lebih banyak dalam Jalur Sutra Maritim Abad ke-21. "Kami sangat yakin bahwa kami memiliki banyak hal untuk dipelajari dari Fujian, dari Fuzhou. Dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan mitra China kami demi meningkatkan kualitas hidup warga sehari-hari.""Inisiatif ini adalah tentang saling merangkul, bukan karena batas negara, melainkan karena kita adalah manusia semesta. Di sini, Anda melihat diri Anda sebagai keluarga universal. Setiap negara memiliki budayanya sendiri, dan melalui inisiatif ini, kita dapat saling merangkul budaya satu sama lain untuk memudahkan saling pengertian. Pada saat yang sama, Anda bisa belajar dari inisiatif ini dalam hal infrastruktur dan beragam pembangunan berdasarkan sumber daya kita," ujar Denise Miller, wakil wali kota Georgetown, Guyana.