Pada 9 September, sekitar 200 perwakilan dari lembaga pemerintah, institusi keuangan, asosiasi bisnis, kawasan industri, dan perusahaan dari kedua negara menghadiri konferensi promosi investasi "Dua Negara, Taman Kembar" di pameran tersebut.
Para peserta menyampaikan bahwa pemimpin industri Tiongkok memanfaatkan kawasan-kawasan tersebut untuk menggali pasar Indonesia secara lebih mendalam, sementara sumber daya dan modal dari Indonesia terus mengalir ke Tiongkok.
Bagi perusahaan, dukungan kebijakan tersebut menjadi modal kepercayaan untuk menyeberangi lautan.
Zheng Chunguang, chairman Fuhua (Indonesia) Textile, memaparkan bahwa perusahaannya memilih Semarang karena tiga alasan, yakni lingkungan kelembagaan untuk konektivitas industri, jaringan infrastruktur, serta kebijakan saling menguntungkan yang diciptakan oleh kawasan "Dua Negara, Taman Kembar"; kelangkaan kain rajut elastis fungsional kelas atas yang telah berlangsung lama di perekonomian terbesar di Asia Tenggara tersebut, yang siap diisi oleh Fuhua; serta akar komunitas diaspora Tionghoa yang telah lama ada.
Perusahaan tersebut melakukan survei lokasi dan membeli lahan pada 2023, mengawali pembangunan pada 2024, dan memulai produksi tahap pertama pada 2025. Menurut Zheng, tahap pertama berjalan stabil, sementara tahap kedua dan ketiga sudah dalam perencanaan.