Nasional
HALAMAN 2 DARI 3
China tuduh AS ganggu stabilitas perdagangan lewat sanksi terkait Kuba
Sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah perusahaan China terkait hubungan mereka dengan Kuba dinilai merusak stabilitas hubungan perdagangan antara Beijing da
Redaksi NadiKabar
β
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Sabtu, 7 November 2026 pukul 17:07 WIB
• β± 1 menit baca
Daftar tersebut mencakup entitas dari Kamboja, Panama, China, dan sejumlah negara lainnya. Selain itu, dua kapal tanker berbendera Kuba juga dimasukkan ke dalam daftar sanksi.
Kementerian Perdagangan China tersebut menegaskan bahwa Beijing dengan tegas menentang tindakan tersebut.
βDalam beberapa waktu terakhir, AS meningkatkan tekanan sanksi terhadap China dengan memberlakukan serangkaian tindakan pembatasan diskriminatif,β bunyi pernyataan tersebut.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.