NADIKABAR.COM — China menuduh sebuah pesawat Filipina telah menyusup ke dalam wilayah udaranya di atas perairan sengketa di Laut China Selatan. Otoritas Beijing memperingatkan Manila untuk tidak melakukan "tindakan provokatif" di wilayah sengketa.

China mengklaim sebagian besar wilayah perairan Laut China Selatan, meskipun ada putusan internasional yang menyatakan klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum. Berbagai konfrontasi kerap terjadi di perairan sengketa tersebut.

Angkatan Bersenjata Filipina dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (7/10/2026), menyebut bahwa sebuah jet tempur China telah mengganggu "patroli militer rutin" yang dilakukan oleh sebuah pesawat turboprop Cessna 208 di dekat Scarborough Shoal pada Sabtu (3/10) waktu setempat.