NADIKABAR.COM — China memperingatkan warganya yang bepergian ke Prancis untuk mewaspadai berbagai risiko usai aksi protes biaya hidup berujung rusuh yang melanda negara tersebut. China mewanti-wanti warganya untuk mengambil langkah-langkah pencegahan demi keselamatan.

Dilansir AFP, Senin (19/10/2026), lebih dari 2.500 orang ditangkap setelah sekitar setengah juta orang turun ke jalan di seluruh Prancis pada Sabtu (17/10), untuk memprotes tingginya biaya hidup.

Sejumlah balai kota dan toko dijarah serta dibakar dalam peristiwa yang menjadi salah satu aksi kekerasan terburuk di Prancis dalam beberapa tahun terakhir.