NADIKABAR.COM — Pembaruan citra satelit di aplikasi Google Maps pada Senin mengungkapkan luasnya kehancuran infrastruktur di Jalur Gaza akibat agresi genosida Israel yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Citra satelit memperlihatkan kawasan permukiman dan blok-blok tempat tinggal menghilang sepenuhnya serta kawasan perkotaan yang luluh lantak.
Gambar terbaru tersebut menunjukkan transformasi lanskap urban Jalur Gaza yang amat dramatis, dengan pusat permukiman dan kegiatan masyarakat yang dahulu padat kini menjadi puing-puing yang kosong tak berpenghuni.
Citra yang menampakkan secara jelas kehancuran di Jalur Gaza itu memungkinkan masyarakat membandingkan situasi Gaza sebelum dan setelah agresi Israel serta melihat separah apa kondisi area yang hancur.
Pembaruan citra satelit tersebut hadir di tengah berlanjutnya serangan Israel yang mengancam nyawa rakyat Palestina di Gaza meski dengan gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.