NADIKABAR.COM — Kulit pisang biasanya hanya menjadi limbah terlupakan setelah buahnya dimakan. Namun, di tangan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), limbah ini berhasil disulap jadi sebuah produk bermanfaat.
Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K), mahasiswa UB menghadirkan Cleanso. Inovasi ini berupa deterjen cair ramah lingkungan dari bahan dasar ekstrak kulit pisang.
Tidak hanya sebagai alternatif bahan berbasis sumber daya terbarukan, Cleanso jadi upaya UB meningkatkan nilai guna limbah organik. Mengingat selama ini, limbah organik belum dimanfaatkan secara optimal.
"Melalui inovasi ini, Cleanso dikembangkan sebagai deterjen cair yang menggabungkan fungsi pembersihan dengan pendekatan yang lebih ramah lingkungan," tulis UB dikutip dari laman resminya, Selasa (1/9/2026).