NADIKABAR.COM — Pertemuan ke-17 Konferensi Para Pihak untuk Konvensi Keanekaragaman Hayati (COP17) dibuka pada Minggu (18/10) di Yerevan, ibu kota Armenia, dengan negara-negara dijadwalkan melakukan tinjauan global pertama atas kemajuan kolektif dalam implementasi Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal (Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework/KMGBF).

Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan menyatakan konferensi dibuka, seraya menyerukan agar negara-negara mengubah komitmen mereka menjadi tindakan nyata dan hasil yang terukur menjelang tenggat 2030 untuk target-target di dalam kerangka kerja tersebut.

Sekretaris Eksekutif Konvensi Keanekaragaman Hayati Astrid Schomaker menyampaikan harapan agar COP17 dapat menunjukkan bahwa multilateralisme berhasil dan komunitas internasional mampu memenuhi komitmennya.