Umpatan kasar hingga makian nama binatang tak jarang terlontar dari mulut pelaku saat permintaannya ditolak pihak sekolah. Akibatnya, para tenaga pengajar dihantui rasa waswas berkepanjangan.

"AG juga sering mengamuk mengeluarkan kata-kata binatang. Kami pihak sekolah merasa terintimidasi oleh AG selama ini. Kami ketakutan Bapak, bahkan para guru trauma kalau ada AG," keluh Siti.

Tak tahan terus-menerus menjadi korban intimidasi, pihak sekolah akhirnya memberanikan diri merekam aksi arogan AG sebagai barang bukti.