Keempat, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai destinasi komersial baru dengan menghadirkan berbagai pilihan ritel, makanan dan minuman, gaya hidup, serta ruang publik dalam satu kawasan.

Adapun transformasi kelima berupa pengembangan ruang terbuka publik yang lebih hijau, aktif, dan nyaman untuk mendukung interaksi serta berbagai aktivitas masyarakat.

"Ruang terbuka publik setelah nanti dibangun akan menjadi lima kali lebih besar dari yang ada. Dari sisi kawasannya, secara total akan menjadi 10 kali lebih besar dari yang ada," ucapnya.

Peluncuran konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate merupakan wujud nyata dari salah satu mandat PT MRT Jakarta, yakni mengembangkan bisnis dan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) melalui pengelolaan Blok M Hub.