Asap karhutla dari Indonesia juga masih terdeteksi di wilayah negara tetangga. Merujuk pada pantauan BMKG, transboundary haze atau pencemaran asap lintas batas dari Sumatera terdeteksi di Semenanjung Malaysia dan Singapura.
Semenanjung Malaysia dan Singapura juga tercatat terpengaruh oleh asap karhutla dari Kalimantan. Sama halnya dengan wilayah Sarawak.
Terakhir, BMKG juga melaporkan adanya transboundary haze dari Papua Nugini ke Papua Selatan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih adanya 5.499 titik panas (hotspot) dan 247 titik api (firespot) pada enam provinsi prioritas karhutla di Indonesia. Data ini didasari dari Dashboard Informasi Penanganan Karhutla per Minggu (18/10).