Polusi mengungkap pelaku berinisial RP (30), sempat bersandiwara menangis dan meminta pertolongan usai menganiaya korban hingga tewas.

"Menurut keterangan Saksi 1, sekitar jam 18.15 WIB pelaku datang menggendong anaknya (korban) sambil menangis, terus pelaku meminta tolong terhadap Saksi 1 untuk mengantar korban ke rumah sakit," ujar Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra dalam keterangannya, Sabtu (3/10).

Andre mengatakan saksi 1 berinisial S sempat bertanya sakit apa yang dialami korban ke pelaku. Saat itu pelaku berdalih korban muntah-muntah. Tapi, ketika saksi S mengecek, ternyata wajah korban penuh luka lebam.

"Kemudian Saksi 1 bertanya terhadap pelaku 'emang korban sakit apa', kemudian korban diletakkan di lantai oleh pelaku dan berkata kalau korban sakit karena muntah-muntah. Tetapi, sewaktu dicek oleh Saksi 1 bahwa wajah korban penuh dengan luka lebam," ujarnya.