Tak hanya Sanan, Kepala SDN Pasir Menteng, Kecamatan Cinangka, Ajat Sudrajat, juga mengunjungi Pos PGA Anak Krakatau pada malam itu untuk memastikan secara langsung status dan kondisi gunung. Tujuannya agar dirinya mendapat informasi valid yang nantinya akan disampaikan kepada para siswa dan wali murid di sekolah.

Ia membenarkan bahwa sebaran debu vulkanik sangat mengganggu kenyamanan dan kesehatan tubuh ketika beraktivitas di luar ruangan.

"Di perjalanan, kalau keadaan tidak memakai masker itu sudah lumayan sakit ke tenggorokan, kemudian mata juga perih kalau tidak pakai kacamata. Walaupun kita tidak terlihat jelas di udara, tapi debu-debunya di pos pemantauan Krakatau ini kelihatan menumpuk," ujarnya.

Menurut Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), umumnya debu vulkanis terdiri dari partikel halus yang bersifat iritatif, sehingga bisa berdampak bagi kesehatan.