Tambahan tersebut terdiri atas 48 penerbangan tambahan, 11 penerbangan sewa (charter), empat penerbangan dengan penggantian pesawat berukuran lebih besar, serta tiga positioning flight.
Sementara itu, tingkat hunian akomodasi di sekitar Mandalika telah mendekati 100 persen menjelang penyelenggaraan event.
Maya mengatakan penyelenggaraan MotoGP di Mandalika merupakan bagian dari strategi untuk menjadikan event internasional sebagai katalis pengembangan destinasi dan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
βKarena itu, keberlanjutan MotoGP membutuhkan gotong royong lintas Kementerian, lembaga, BUMN, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholders,β ujar Maya.
Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Mandalika sejak 2022. Animo masyarakat terhadap ajang ini juga terus menunjukkan pertumbuhan.