Jumlah pelari mencapai 14.100 orang, tahun sebelumnya hanya 13.600 peserta. Sedangkan, rata-rata pengeluaran peserta naik dari Rp12,5 juta menjadi Rp16,3 juta per orang.

Kontribusi terbesar datang dari peserta mancanegara atau WNA dengan rata-rata pengeluaran mereka mencapai Rp40,1 juta per orang, naik dari Rp27,7 juta pada 2025, dengan rata-rata durasi tinggal hingga sembilan hari di Bali. Sementara durasi tinggal peserta domestik atau WNI di Bali rata-rata tiga hingga empat hari.

Selain dampak langsung, studi ini juga mengukur efek tidak langsung atau multiplier effect yang menyentuh angka Rp303,5 miliar, naik 34,6 persen dari Rp225,5 miliar pada Maybank Marathon 2025.

Menurut perseroan, peningkatan jumlah peserta Maybank Marathon 2026 juga turut menggerakkan usaha lokal yang meraup keuntungan dari penyelenggaraan Maybank Marathon 2026.

Studi mencatat omzet pelaku usaha di Bali rata-rata melonjak 35 persen dibandingkan biasanya, seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan sebesar 32 persen selama acara berlangsung.