"Kami membutuhkan modal yang lebih besar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya kerja sama dengan LPDB, harapannya modal kerja kami semakin kuat sehingga bisnis bisa berkembang," kata Dina.
Ia menilai proses pembiayaan juga mendorong koperasi semakin tertib dalam aspek administrasi, legalitas, tata kelola, dan manajemen risiko. Menurutnya, proses tersebut penting agar pengembangan usaha berjalan secara sehat dan berkelanjutan.
"Kalau prosesnya melalui Good Corporate Governance (GCG) dan dokumen yang lengkap, justru itu menjadi pengamanan bagi kami juga," ujarnya.
Ke depan, Puskopkar berencana mengoptimalkan aset di Ciwaruga untuk pengembangan usaha, tim redaksi lain melalui konsep penginapan atau cottage serta berbagai peluang bisnis lain. Kawasan tersebut juga dipertimbangkan untuk menjadi lokasi kantor tetap Puskopkar sekaligus ruang pengembangan unit usaha, sehingga aset dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal.
LPDB Dorong Koperasi Bangun Bisnis Berkelanjutan
Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan perkembangan Puskopkar PTPN VIII menunjukkan bahwa koperasi dapat terus bertumbuh ketika mampu membaca peluang bisnis dan tidak berhenti pada model usaha yang selama ini dijalankan.
Menurutnya, diversifikasi usaha menjadi langkah penting bagi koperasi untuk membangun ketahanan bisnis, terutama bagi koperasi yang selama ini memiliki keterkaitan kuat dengan satu ekosistem usaha.