NADIKABAR.COM — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan akan mendahulukan proses merger Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya, diantaranya PT PP Tbk (PTPP), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Brantas Abipraya, dan PT Nindya Karya.
Seiring dengan itu, Danantara juga melakukan restrukturisasi terhadap PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), yang proses merger-nya ditargetkan menyusul setelah restrukturisasi.
“Bahwa merger PTPP, Adhi Karya, kemudian Brantas Abipraya dan Nindya Karya, ini akan kita selesaikan. Ini yang paling mudah untuk dilakukan mergernya. Sehingga kita mulai melakukan merger ini dulu. Kemudian baru berikutnya perusahaan yang harus kita restrukturisasi. itu ada WIKA dan Waskita," ujar Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria seusai acara Executive Breakfast Meeting oleh IKA Fikom Unpad di Jakarta, Jumat.
Dony menjelaskan, Danantara akan fokus terhadap proses merger ke empat perusahaan BUMN Karya terlebih dahulu, setelahnya baru akan berfokus pada dua perusahaan yang membutuhkan langkah restrukturisasi lebih kompleks.