Restrukturisasi PTPN I dilakukan melalui penataan aset, struktur pembiayaan, dan optimalisasi sinergi antarentitas PTPN Group.

Salah satu pendekatan yang disiapkan adalah transaksi non-tunai (non-cash) untuk membantu mengurangi beban perusahaan, termasuk melalui skema inovasi transaksi atau set-off.

Penguatan tata kelola investasi juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap keputusan bisnis dilakukan secara terukur dan mendukung keberlanjutan perusahaan.

Di sisi operasional, PTPN I menyiapkan program peningkatan produktivitas komoditas unggulan, terutama karet, teh, dan kopi. Restrukturisasi bisnis ditargetkan terlaksana pada 1 Januari 2027, kemudian dilanjutkan dengan langkah-langkah perbaikan operasional agar perusahaan memiliki fundamental yang lebih kuat dan mampu meningkatkan daya saing.