Dony menegaskan, penataan PTPN Group harus menghasilkan perusahaan-perusahaan yang sehat dan solid, bukan sekadar mengubah struktur organisasi atau kepemilikan.
“Saya tidak mungkin membiarkan ada perusahaan yang rugi karena konsep penataan seluruh perusahaan ini kan justru menjadikan perusahaan ini solid semua, sehat-sehat semua. Nanti performance manajemennya juga sama,” ujar Dony.
Melalui restrukturisasi ini, BP BUMN dan Danantara mendorong PTPN Group memperkuat kinerja seluruh entitas secara menyeluruh, sehingga masing-masing perusahaan memiliki fondasi keuangan yang sehat, tata kelola yang lebih kuat, dan kapasitas untuk mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.