Ia melanjutkan, proses penentuan perusahaan yang masuk dalam masing-masing skema tersebut telah dilakukan, dengan tujuan supaya jumlah perusahaan yang dikelola Danantara dapat disederhanakan menjadi sekitar 200 perusahaan pada akhir 2026.
Sebelumnya, BPK menyatakan telah memulai pemeriksaan atas laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia Tahun Buku 2025.
BPK menerangkan bahwa cakupan pemeriksaan laporan keuangan Danantara meliputi pemeriksaan atas BPI Danantara, PT Danantara Aset Manajemen (DAM), PT Danantara Investasi Manajemen (DIM), dan seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.
"BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” kata Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo.