NADIKABAR.COM — Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia Pandu Sjahrir menyatakan sebanyak 15 hingga 16 proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) ditargetkan telah memasuki proses tender hingga akhir 2026.
"Kami berharap hingga akhir tahun ini 15 hingga 16 proyek sudah ditenderkan, dan pada kuartal I tahun depan sudah memasuki tahap peletakan batu pertama," kata Pandu dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026 di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan Danantara berencana mengumumkan sekaligus membuka tender empat proyek PSEL tambahan di wilayah Jakarta dan Tangerang dalam dua pekan mendatang.
"Kami juga memiliki empat proyek lainnya di Jakarta dan Tangerang yang akan diumumkan dan dibuka untuk tender dalam dua pekan," ujar dia.
Selain itu, Danantara menargetkan delapan proyek PSEL lainnya dapat memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking pada kuartal I 2027, yakni periode Januari hingga Maret.
Target tersebut merupakan bagian dari pengembangan PSEL secara bertahap, mulai dari proses tender, penetapan mitra pengembang, hingga pelaksanaan pembangunan fisik.
Sebelumnya, Danantara Investment Management (DIM) telah menyerahkan surat penetapan mitra terpilih bersyarat (conditional letter of award/CLoA) kepada delapan mitra proyek PSEL tahap kedua pada 20 Juli 2026, yang mencakup delapan lokasi di 20 kabupaten/kota.
Mitra terpilih masih harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk penyelesaian studi kelayakan yang ditargetkan rampung pada pertengahan November 2026, sebelum memasuki tahap persiapan pembangunan.