Tito menyebut apresiasi bagi pemerintah daerah yang berkinerja baik juga dapat memperkuat kepercayaan publik. Predikat daerah berprestasi, lanjutnya, dapat meningkatkan daya tarik investasi serta membuka peluang kerja sama dengan dunia usaha dan mitra pembangunan.
Selain itu, penghargaan tersebut memberikan manfaat berupa insentif fiskal bagi pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik. Meski demikian, Tito menegaskan penghargaan bukanlah tujuan akhir.
Pemerintah daerah yang belum memperoleh apresiasi tetap didorong untuk meningkatkan kinerja dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Sementara, Bupati Sidoarjo Subandi mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterima. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintahan dalam memperkuat pengelolaan sampah dan menjaga lingkungan.
"Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan penghargaan pengelolaan sampah dan Kabupaten Asri. Tentunya ini sebagai hasil kerja bersama," ujar Subandi.
Subandi mengatakan pengelolaan sampah membutuhkan sinergi lintas pemerintahan. Mulai dari pemerintah daerah, kecamatan hingga desa memiliki peran dalam menangani persoalan sampah dan menjaga lingkungan.
"Mulai dari Pemda, kecamatan sampai desa bersama-sama bagaimana menangani sampah yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan penghargaan," katanya.