NADIKABAR.COM — KA Harina memiliki karakter perjalanan yang cukup unik. Berangkat dari Bandung yang berada di koridor selatan Jawa, kereta api ini menuju Surabaya Pasarturi dengan bergerak lebih dulu ke arah Cikampek, kemudian memasuki jalur utara melalui Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Cepu, Bojonegoro hingga Surabaya.

Sepanjang Januari–September 2026, KA Harina telah melayani 567.772 pelanggan, meningkat 19,37 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 475.637 pelanggan. Dalam sembilan bulan, jumlah pelanggan bertambah 92.135 orang.

Karakter lintasan tersebut membuat KA Harina menghubungkan Bandung dengan berbagai kota di koridor utara Jawa dalam satu perjalanan. Pelanggan dari Jawa Barat dapat menjangkau sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara masyarakat di sepanjang jalur utara memiliki akses langsung menuju Bandung.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan rute KA Harina menunjukkan bagaimana jaringan kereta api dapat menghadirkan pilihan perjalanan yang berbeda sesuai kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Harina memiliki lintasan yang unik. Dari Bandung, perjalanan bergerak menuju Cikampek lebih dulu sebelum menyusuri jalur utara hingga Surabaya. Dalam satu perjalanan, banyak kota dapat saling terhubung,” ujar Anne.

Sepanjang 2026, volume pelanggan KA Harina tercatat 56.483 pelanggan pada Januari, 46.566 pada Februari, 73.568 pada Maret, 57.726 pada April, 61.348 pada Mei, 73.819 pada Juni, 70.840 pada Juli, 67.366 pada Agustus, dan 60.056 pelanggan pada September.

Dalam perjalanannya, KA Harina melayani sejumlah stasiun seperti Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan hingga Surabaya Pasarturi, dengan pola pemberhentian menyesuaikan perjalanan.

Lintasan tersebut memberi manfaat bagi berbagai kebutuhan mobilitas masyarakat, mulai dari pekerjaan, pendidikan, perdagangan, kunjungan keluarga hingga wisata. Pilihan perjalanan KA Harina pada waktu yang berbeda juga memberi fleksibilitas bagi pelanggan untuk menyesuaikan keberangkatan dengan agenda masing-masing.

“Semakin banyak kota yang terhubung, semakin luas pula pilihan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya. Konektivitas seperti ini yang terus kami jaga melalui pelayanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan,” kata Anne.