Menariknya, tren itu tak hanya dilakukan oleh individu. Banyak peserta yang mulai menjadikan Hyrox sebagai agenda liburan keluarga.

Pengalaman itu dirasakan oleh Amelia Yeo saat mengikuti Hyrox Incheon di Korea Selatan. Debutnya di ajang tersebut justru menjadi alasan keluarganya akhirnya berlibur bersama setelah hampir delapan tahun.

Orang tua, saudara laki-laki, dan pasangan saudaranya ikut terbang ke Korea Selatan untuk memberikan dukungan di hari perlombaan.

"Keluarga saya sebenarnya sudah berencana liburan bersama sejak tahun lalu, tapi belum menentukan tujuan. Ketika saya mendaftar Hyrox Incheon, rasanya destinasi liburan kami langsung ketemu," kata Amelia.

Menurut Amelia, kehadiran keluarga membuat pengalaman lomba yang menegangkan terasa jauh lebih bermakna. Saat kesulitan menemukan mereka di tengah keramaian arena, dia masih bisa mendengar suara keluarganya yang terus memberi semangat dari pinggir lintasan.

Setelah lomba selesai, perjalanan mereka berlanjut seperti liburan biasa dengan berbelanja, berburu kuliner, dan menjelajahi Seoul bersama.

Fenomena itu juga terlihat dari komunitas-komunitas Hyrox yang mulai bepergian dalam rombongan besar. DOP Training Club dari Hong Kong, misalnya, membawa sekitar 90 anggota ke Bangkok untuk mengikuti Hyrox sekaligus menikmati akhir pekan bersama.