"Dia sempat nembak tujuh, tapi caranya dia untuk kembali ke 10 lagi, menurut kami itu patut diapresiasi," kata Rameez seusai pertandingan.

Bagi Rameez, yang penting bukan hanya angka yang tertera pada papan skor, melainkan bagaimana Audi menemukan kembali ketepatan di tengah tekanan pertandingan. Apalagi, ini merupakan final Asian Para Games pertama yang dijalani pemanah tersebut.

Angin kencang membuat tugas itu makin berat. Audi dan pasangannya, Ken Swagumilang, harus menyesuaikan arah bidikan dengan kondisi lapangan yang berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya.