Melalui integrasi data spasial dan satelit seperti Himawari-9 yang memperbarui data secara real-time, Dashboard Green Policing dapat membangun sistem peringatan dini (early warning system) yang jauh lebih responsif, terutama dalam mengantisipasi dan mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Bumi Lancang Kuning.
"Namun demikian, teknologi hanyalah instrumen. Hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana informasi tersebut diterjemahkan menjadi pengetahuan, dasar pengambilan keputusan, dan tindakan nyata di lapangan," imbuhnya.
Selain berfungsi memantau titik rawan Karhutla, sistem digital ini juga mampu memetakan secara presisi koordinat penanaman pohon, jenis tanaman, hingga memberikan rekomendasi lokasi yang membutuhkan upaya restorasi lingkungan. Wakapolda menambahkan bahwa kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga berperan aktif memulihkan ekosistem.