Selama satu hari, ajang ini akan mengangkat sejumlah isu yang akan membentuk perkembangan AI pada babak berikutnya, antara lain:

Dari Penerapan hingga Mendukung Ekosistem AI

DBS menyumbangkan pengalaman lebih dari satu dekade dalam pengembangan dan penerapan AI dalam konferensi tersebut, serta memperkuat ekosistem yang mendukung pertumbuhan teknologi ini di berbagai sektor ekonomi. Kiprah DBS di bidang AI berawal dari pengembangan kapabilitas data dan machine learning. Fondasi tersebut kini menjadi basis bagi penerapan AI generatif dan agentic AI yang semakin luas di berbagai lini bisnis bank.

Di luar kebutuhan internal, DBS turut mendukung pembangunan infrastruktur digital guna menopang pertumbuhan AI, termasuk pusat data generasi baru yang lebih efisien. Bank ini juga mempertemukan perusahaan pengembang AI dengan investor dan sumber pendanaan yang lebih luas sehingga berbagai inovasi dapat dikembangkan hingga siap diterapkan. DBS juga membantu perusahaan mengidentifikasi penggunaan praktis AI dan menerapkannya dalam skala besar untuk menghasilkan manfaat bisnis yang nyata.

Dalam segmen bisnis consumer banking dan wealth management, AI diterapkan melalui layanan percakapan berbasis AI generatif pada digiWealth. Layanan ini membantu nasabah ritel memperoleh informasi yang lebih relevan saat mengambil keputusan investasi. DBS juga menggunakan proses onboarding berbasis AI yang memangkas waktu penyelesaian hingga 50% bagi nasabah dari segmen affluent hingga ultra-high-net-worth (UHNW).

Di lingkungan internal, DBS memanfaatkan AI untuk memberikan pengalaman yang lebih personal kepada nasabah sekaligus membantu karyawan berfokus pada pekerjaan dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Sepanjang 2025, DBS telah menerapkan lebih dari 2.000 model AI untuk lebih dari 430 kasus penggunaan. Penerapan tersebut menghasilkan nilai ekonomi sekitar SGD 1 miliar dari sarana analisis data serta AI/ML. Berbagai solusi berbasis AI turut mengubah pengalaman nasabah dan karyawan, sementara inisiatif pada jenjang perusahaan juga merancang ulang proses kerja yang kompleks dengan memadukan kemampuan manusia dan AI. Agar teknologi tersebut digunakan secara aman dan bertanggung jawab, DBS juga menerapkan kerangka tata kelola dan pengendalian AI yang ketat.