Meski demikian, kinerja produk tetap dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk pergerakan harga emas, kondisi pasar saham global, dan perkembangan ekonomi.

β€œDinamika ekonomi global mendorong investor untuk mempertimbangkan strategi investasi yang terukur. Saham di sektor emas merupakan salah satu aset yang dapat dipertimbangkan dalam diversifikasi portofolio investor dengan profil risiko yang agresif dan bertoleransi tinggi dalam menghadapi volatilitas," ujar Melfrida menjelaskan.

Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan produk tersebut memberikan akses kepada investor Indonesia untuk memperoleh eksposur terhadap sektor emas dan komoditas global melalui saham perusahaan terkait.

"Dinamika pasar global membuat investor semakin perlu melihat peluang investasi dari berbagai kelas aset dan wilayah, sekaligus membuka perspektif baru dalam membangun portofolio. Batavia Gold Sharia Equity USD memberikan kesempatan bagi investor untuk mengenal lebih jauh potensi sektor emas dan komoditas global melalui saham perusahaan terkait, dengan denominasi dolar AS," ujar Lilis.

"Kami percaya perluasan akses terhadap produk investasi global yang tepat dapat membuka lebih banyak pilihan bagi investor dalam membangun portofolio jangka panjang. Kolaborasi kami dengan Bank DBS Indonesia adalah langkah penting dalam mendekatkan solusi ini kepada investor agresif yang membutuhkan instrumen dengan karakteristik dan eksposur yang lebih beragam dengan horizon investasi relatif panjang," katanya menambahkan.

Dalam kerja sama tersebut, Bank DBS Indonesia berperan sebagai salah satu agen penjual, sementara Batavia bertindak sebagai manajer investasi yang mengelola produk berdasarkan strategi investasi dan ketentuan yang berlaku.