Aji bukan sosok asing bagi sepak bola Surabaya. Mantan pemain dan pelatih Persebaya itu kini kembali ke Kota Pahlawan untuk memimpin tim baru di kasta kedua sepak bola Indonesia.

"Perjalanan ini kami percayakan kepada Coach Aji Santoso, seorang yang memahami sepak bola dari bawah, pernah menjadi pemain nasional, dan kemudian mengabdikan diri sebagai pelatih. Yang kami hargai bukan hanya pengalaman dan pencapaiannya, tetapi idealismenya untuk membangun pemain dan generasi masa depan. Kami ingin de Red FC kuat hari ini, tetapi juga memiliki masa depan," lanjutnya.

Penunjukan Aji juga terasa spesial karena de Red FC memilih Stadion Gelora 10 November sebagai home base. Stadion di kawasan Tambaksari tersebut memiliki kaitan erat dengan perjalanan Aji di sepak bola Surabaya.

"Menjadi semakin istimewa karena Coach Aji kembali ke tempat yang pernah menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya. Gelora 10 November adalah bagian dari rumahnya," tutur Daniel.

"Coach Aji, selamat datang kembali di rumah, kali ini sebagai bagian dari keluarga besar de Red FC. Kami titipkan perjalanan ini kepada Anda. Bawa de Red FC dengan keberanian, disiplin, idealisme, dan karakter. Kami akan berjalan bersama Anda, karena Journey to Victory adalah perjalanan kita bersama," imbuhnya.

de Red FC sendiri tergabung dalam Grup Timur di Championship 2026/2027. de Red FC akan bersaing dengan Deltras FC, Persela Lamongan, Persipura Jayapura, Persis Solo, Persiba Balikpapan, Barito Putera, PSBS Biak, Rans Nusantara FC, dan Kendal Tornado FC untuk merebutkan tiket promosi ke Super League.