Program yang digerakkan oleh Alvian dkk telah memberikan dampak nyata untuk lebih dari ribuan anak adat di Kalimantan Selatan. Dari jumlah itu, 2.000 anak di antaranya menerima bimbingan belajar gratis secara langsung.
Melalui program Literasi Anak Banua, angka buta huruf anak-anak adat di Kalimantan Selatan berhasil ditekan hingga 30-40%, kemampuan numerasi juga meningkat hingga 52%, dan angka putus sekolah turun hingga 60%. Sebanyak 10-15% peserta didik juga berhasil meraih juara nasional dalam kompetisi olahraga dan budaya.
Program pendidikan yang mencakup isu gender, iklim, hukum adat, toleransi hingga anti-bullying, telah diimplementasikan di 17 sekolah dan menjangkau lebih dari 2.000 anak. Sementara program Pembaharu Muda Adat telah memberdayakan 900 pemuda adat menjadi agen perubahan dan program advokasi pemuda bersama UNICEF.
Melalui berbagai proyek 'One Way' seperti pembagian masker gratis, buku daur ulang dan dongeng trauma healing, Literasi Anak Banua telah menjangkau lebih dari 10.000 anak adat di 5 kabupaten di Kalimantan Selatan.